Sabtu, 20 April 2013

Only You Can Hear My Heart

Can you hear my heart?
Actually yes, you can
Because only you can hear

Look into my eyes and speak, do not turn around and cry

You were suffering alone in pain, but you have me by your side now
When tears continue to flow, do not turn away
Hug me, cry as much as you want in my arms

Even though I say I love you, even though I say I miss you
I can't hear your heart
Come a little closer, look into my eyes and speak
So I can hear all of your love

I close my eyes and see you smiling
Though tears were falling, it's clearly a happy smile
Not even once did I forget, our last moment
The heart feels like it would burst, a hurtful end to our destiny

Even though I say I love you, even though I say I miss you
I can't hear your heart
Come a little closer, look into my eyes and speak
No matter how hard the world is,
As long as we have each other, it's like heaven

Now I'll bear the pain in your place
I'll absolutely not let go of this hand
I'll forever be by your side

If I say I love you, if I say I miss you
I will be able to hear your heart
Come a little closer, so I can hold you in my arms
I'm yours my love, I can only hear you
Read more ...
Minggu, 14 April 2013

What's Ozon?

Ozon (O3) adalah komponen udara segar yang terjadi secara alami, sebagai hasil reaksi antara sinar ultraviolet dari matahari dengan lapisan atas atmosfir bumi, dan membentuk lapisan pelindung yang menyelimuti bumi. Ozon adalah produk gas dengan rumus kimia O3, ozon ini tidak sama dengan ozon yang terdapat di lapisan atmosfir yang paling tinggi, yang fungsinya untuk menahan sinar ultra violet ke Bumi. Untuk pengobatan, ozon diperoleh dari suatu proses oksigen murni yang dialirkan melalui Corona Electrical Discharge. Ozon sendiri adalah jenis gas yang sangat reaktif dan tidak stabil, dengan masa hidup yang sangat pendek (20-30 menit) sebelum kembali menjadi Oksigen.

Ozon untuk pengobatan dibuat dengan cara mengaktifkan Oksigen berstandar mutu medis dengan menggunakan listrik (alatnya disebut ‘Ozone Generator’) untuk menghasilkan Ozon. Setelah masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah, ozon akan terpecah menjadi O2 dan O atau atom oksigen tunggal. Oksigen bermanfaat bagi kelangsungan hidup sel, sedangkan satu atom tunggal Oksigen adalah ‘oxydizer’ berenergi tinggi yang dapat membakar mikroorganisme yang berbahaya dalam tubuh.

Proses oksidasi tidak terjadi pada sel-sel tubuh normal dan sehat, karena sel sehat mempunyai antioksidan yang dapat melindungi sel dari efek oksidasi tersebut. Sebaliknya, Oksigen justru mengoptimalkan fungsi organ-organ tubuh. Disamping itu, manfaat dari O3 sendiri adalah untuk meningkatkan sistem imun (interleukin), antioksidan, hipokoagulasi (pengenceran) darah dan meningkatkan kerja enzim dan hormon di dalam tubuh. Sifat dasar ozon mempunyai kemampuan tinggi untuk antibau, antivirus, antibakteri, antiparasit, antijamur dan antioksidan.
Read more ...
Sabtu, 13 April 2013

Watak Menurut Bulan Kelahiran

Bulan Januari
Wataknya:
- Tenang dan berwibawa.
- Suka berterus terang dan tidak suka basa-basi.
- Pandai menyimpan rahasia dan bisa dipercaya.
- Disukai banyak orang karena selalu kelihatan ceria.
- Mandiri dan tidak suka meminta bantuan pada orang lain.
- Pandai mengatur keuangan.
- Agak pendiam dan lebih senang memperhatikan dirinya sendiri.
- Teliti dan tidak sembarangan melakukan pekerjaan.

Bulan Februari
Wataknya:
- Mempunyai hati yang tulus.
- Perasaannya peka dan mudah tersinggung.
- Senang dipuji dan selalu menuruti apa yang diinginkannya.
- Suka humor dan hormat pada siapa saja.
- Keras hati dan mempunyai pendirian tetap.
- Agak pemalas dan suka mengingkari janji.

Bulan Maret
Wataknya:
- Baik hati dan suka menolong sesama.
- Suka kehidupan yang serba wah.
- Seleranya tinggi.
- Tidak tegaan dan selalu memberi pada orang yang kesusahan.
- Agak pemalu, namun jujur dan tidak pernah bohong.
- Mudah terpengaruh dan tidak kuat menghadapi godaan.
- Suka melalaikan kesehatan dirinya sendiri.

Bulan April
Wataknya:
- Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri.
- Pembosan.
- Senang dipuji.
- Agak boros walau pandai mencari uang.
- Mempunyai otak yang cerdas namun tidak suka diperintah.
- Tak pernah memilih dalam berteman.

Bulan Mei
Wataknya:
- Pandai menguasai perasaan.
- Pandai mengambil hati orang lain.
- Punya selera tinggi dan senang kehidupan yang serbah wah.
- Senang menunda pekerjaan.
- Agak boros walau rejekinya bagus.
- Tidak suka basa-basi dan tidak senang dipuji.

Bulan Juni
Wataknya:
- Romantis dan suka menolong.
- Tidak mempunyai pendirian tetap.
- Suka berpikir yang muluk-muluk.
- Mudah tersinggung bila perasaanya tersentuh.
- Agak pemalas dan baru mau bekerja bila di iming-iming hasil besar.
- Selalu ceria walau hatinya sedang kesal.

Bulan Juli
Wataknya:
- Senang berkhayal.
- Kalau sudah marah, kata-katanya tajam.
- Tidak mempunyai pendirian tetap.
- Senang dipuji.
- Suka menolong pada sesama.
- Pandai bicara dan berotak cerdas.
- Agak pemalas.

Bulan Agustus
Wataknya:
- Mempunyai perasaan yang peka/halus.
- Cepat tersinggung.
- Suka menghayal dan berpikiran yang muluk-muluk.
- Tidak mudah terpengaruh.
- Agak pemalas.
- Kalau bekerja lebih menuruti kehendak hatinya sendiri.

Bulan September
Wataknya:
- Mudah tersinggung dan cepat naik darah.
- Baik hati dan jujur.
- Bisa menyimpan rahasia.
- Suka berfoya-foya.
- Pandai menyimpan uang namun tidak pelit.
- Suka menolong sesama dan pandai mendidik anak.

Bulan Oktober
Wataknya:
- Berjiwa besar dan mau mengalah.
- Pandai bicara.
- Cerdas dan baik hati.
- Memiliki tekad yang kuat
- Tidak sabaran dan agak boros.
- Pikirannya tidak tetap dan selalu berubah-ubah.

Bulan November
Wataknya:
- Tabah dan kuat dalam menghadapi segala cobaan.
- Pandai mengerjakan setiap pekerjaan.
- Pandai mengambil hati orang lain.
- Agak pemalas dan suka menunda pekerjaan.
- Banyak berpikir.
- Agak pendendam dan tidak mudah memberi maaf pada orang yang bersalah.
- Keras hati.

Bulan Desember
Wataknya:
- Mudah menaruh rasa percaya pada orang lain.
- Kalau mengerjakan sesuatu suka tergesa-gesa.
- Tidak sabaran.
- Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri.
- Mudah terpengaruh.
- Jujur dan baik hati.
- Pemborosan dan suka memaksakan kehendak.
Read more ...

Tears Of I Love You

The person my heart loves. The person I miss every single day,
I still miss you to this day and so I’ll say it again these words that are hard to keep in,
I love you so much tears come out.

Could that sound me you calling me?...as I turn around,
I just stare at the image of you at the spot you used to frequent,
I missing you, the words that won’t change after a day…after a year,
A person that’s better today than yesterday. That’s you.

Maybe I was too scared that it was too much of a love for me to receive
Maybe I was sorry that there wasn’t anything I could do for you.
But just be sure to know this, just trust in my love

If anyone asks, I say the best love was you,
I’ll scream it to the heavens. That the most important person is you.

No matter where you search in this world, you won’t find someone to take my spot,
the words that my heart races if I just see you. The words that makes my heart overflow,
The words that I love you so much tears come out.

The one person my heart loves in all this world is only you.
Read more ...
Rabu, 10 April 2013

Filosofi Lagu Gundul Pacul

Gundul gundul pacul-cul, gembelengan… 
Nyunggi nyunggi wakul-kul, gembelengan…
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…
Tembang Jawa ini diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti filosofis yg dalam dan sangat mulia.
Gundul adalah kepala plonthos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang.
Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala.
Maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota.
Pacul (cangkul) adalah lambang kawula rendah yang kebanyakan adalah petani.
Gundul pacul
Artinya bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Orang Jawa mengatakan pacul adalah papat kang ucul (empat yang lepas), artinya bahwa:
Kemuliaan seseorang akan sangat tergantung empat hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.
1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat.
2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.
4. Mulut digunakan untuk berkata-kata yang adil.
Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.
Gembelengan artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.
Banyak pemimpin yang lupa bahwa dirinya sesungguhnya mengemban amanah rakyat. Tetapi dia malah:
1. Menggunakan kekuasaannya sebagai kemuliaan dirinya.
2. Menggunakan kedudukannya untuk berbangga-bangga di antara manusia.
3. Dia menganggap kekuasaan itu karena kepandaiannya.
Nyunggi wakul, gembelengan Nyunggi wakul artinya membawa bakul (tempat nasi) di kepalanya.Banyak pemimpin yang lupa bahwa dia mengemban amanah penting membawa bakul dikepalanya.
Wakul adalah simbol kesejahteraan rakyat.
Kekayaan negara, sumberdaya, Pajak adalah isinya. Artinya bahwa kepala yang dia anggap kehormatannya berada di bawah bakul milik rakyat.
Kedudukannya di bawah bakul rakyat.
Siapa yang lebih tinggi kedudukannya, pembawa bakul atau pemilik bakul? tentu saja pemilik bakul. Pembawa bakul hanyalah pembantu si pemiliknya. Dan banyak pemimpin yang masih gembelengan (melenggak lenggokkan kepala dengan sombong dan bermain-main).
Akibatnya wakul ngglimpang segane dadi sak latar Bakul terguling dan nasinya tumpah ke mana-mana.
Jika pemimpin gembelengan, maka sumber daya akan tumpah ke mana-mana. Dia tak terdistribusi dengan baik. Kesenjangan ada dimana-mana. Nasi yang tumpah di tanah tak akan bisa dimakan lagi karena kotor. Maka gagallah tugasnya mengemban amanah rakyat!
Semoga kita jadi pribadi yang memiliki integritas sehingga siap menjadi suri tauladan dimanapun kita berada.
Read more ...

Tanaman Yang Memiliki Daya Magis

I. Tanaman yang membawa keberuntungan
1. Bunga Matahari : menciptakan ketentraman, kebahagiaan dan keharmonisan.
2. Bunga Teratai : menciptakan kesejahteraan, kebahagiaan dan suasana yang harmonis.
3. Keladi Besar : menangkal pencuri masuk ke dalam rumah.
4. Kuping Gajah : membawa rejeki.
5. Mawar : mendatangkan rejeki.
6. Palem Ekor Tupai : mendatangkan berkah dan kebajikan.
7. Palem Merah : menjaga dari hal-hal negatif (teluh, santet, guna-guna dll), membawa rejeki.
8. Panchira/pohon uang : membawa rejeki.
9. Pandan : menjaga ayam peliharaan dari serangan musang.
10. Pohon Naga : membawa kesenangan. suasana ceria, dan harmonis.
11. Sedap Malam : menciptakan keharmonisan dan ketentraman.
II. Tanaman yang membawa sial
1. Anggur : mendatangkan kebangkrutan.
2. Aren : menjadi tempat berkumpul makhluk halus.
3. Belimbing wuluh : jadi sering diganggu makhluk halus.
4. Bougenvil : bapak/anak laki-laki jadi gak betah di rumah.
5. Cabai : membawa perselisihan dan saling curiga.
6. Jagung : jadi sering sakit-sakitan dan sering berselisih dengan tetangga.
7. Nangka : jadi sering sakit-sakitan.
8. Pepaya : membawa sial.
9. Pinang : anak-anak jadi susah diatur, brengsek baik pendidikan maupun moralnya.
10. Pisang hias : membawa sial.
11. Sirsak : jadi tempat makhluk halus yang suka mengganggu ketentraman.
III. Tanaman yang memiliki "daya linuwih"
1. Bangle : menangkal gangguan makhluk halus.
2. Hanjuang : menolak bahaya, pengusir tikus, serangga dan penyakit dari tanaman padi.
3. Keladi hitam : menangkal hal-hal negatif seperti santet, guna-guna dsb.
4. Kelor : menangkal hal-hal negatif seperti santet, guna-guna dsb.
5. Kenanga : menangkal black magic.
6. Melati : membawa keagungan, kesejahteraan dan keharmonisan.
7. Pohon Tiang : suci.
8. Sawo Kecik : membawa kewibawaan dan kehormatan.
9. Tebu Hitam : menangkal black magic.
Read more ...

Filosofi Serangkaian Ibadah Haji

Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima dan difardhukan bagi setiap Muslim yang mampu, baik dalam bentuk kesanggupan kesehatan fisik, ekonomi, tanggung jawab keluarga yang ditinggalkan, hingga keamanan dalam perjalanan. Ibadah haji juga mengandung hikmah atau nilai-nilai falsafah yang sarat makna bagi setiap hamba yang melaksanakannya.
Dengan begitu, ibadah haji tidak sekadar ibadah ritual, tetapi nilai-nilai falsafah yang ada di dalamnya patut direnungkan sehingga berpengaruh terhadap perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Mengenai makna atau falsafah ibadah haji, telah dibahas oleh beberapa pemikir atau ulama terdahulu. Salah satu di antaranya adalah Ali Syari'ati yang tertulis dalam karyanya Haji. Dalam karya ini, ia menyingkap simbol-simbol yang terdapat dalam rangkaian ibadah haji dengan mengungkap nilai-nilai moral yang dikandungnya.
1.      Pakaian Ihram
Ketika jamaah haji sampai di Miqat, mereka mengenakan pakaian ihram dengan kaki telanjang tanpa terkecuali. Pakaian ini warnanya putih, tidak berjahit dan bahan dasar kainnya pun sangat sederhana. Meskipun kaya, tidak diperkenankan memakai pakaian sutra. Perintah ini mengingatkan akan eksistensi manusia yang tidak memiliki apa-apa. Kelak manusia mati untuk menghadap Tuhannya tidak membawa harta apa pun, hanya sehelai kain kafan yang berwarna putih, tanpa alas kaki.
Putihnya pakaian ihram melambangkan kesucian dan kesederhanaan. Ketika pakaian ini dipakai, buangkan segala sifat kesombongan, keangkuhan, egoisme, dan segala penyakit hati yang merusak. Pakaian adalah lambang perbedaan. Perbedaan seseorang sering di lihat dari pakaiannya. Ketika muncul perbedaan, kerap mengundang perpecahan. Padahal, perpecahan awal dari kehancuran sebuah peradaban. Pakaian ihram menghapus segala lambang perbedaan yang merusak persaudaraan, mengurai persatuan dan kesatuan itu. Perbedaan secara fisik memang alami, tidak bisa dihilangkan, tetapi tidak untuk merusak kebersamaan dan persaudaraan.
2.      Thawaf dan Kabah
Thawaf adalah mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali. Kabah menjadi inti dari perputaran tersebut. Kabah kiblat seluruh umat Islam. Apa istimewanya? Sepintas tidak ada keistimewaannya. la hanya berbentuk kubus yang memiliki enam sisi dan kosong yang tersusun dari batu-batu hitam dari Ajun (bukit-bukit di dekat Kota Makkah). Jika direnungkan, enam sisi yang ada merupakan lambang Islam itu universal. Enam sisi menghadap ke segala arah. Kemudian, Kabah melambangkan ketetapan (konstan) sebab dia hanya diam. Manusia lah yang bergerak (aktif) mengitarinya.
Kabah ibarat matahari. Manusia ibarat planet yang mengitari matahari tersebut. Itu artinya, Allah pusat eksistensi yang merupakan titik fokus dari dunia yang fana ini. Manusia mesti bergerak, beraktivitas, berbuat dan bersikap mesti berpusat kepada kehendak-Nya. Di sinilah terlihat eksistensi manusia yang harus bergerak dan berbaur dengan manusia lain secara bersama dengan mengenakan pakaian ihram secara disiplin. Jika seseorang diam, tidak bergerak, maka pada hakikatnya ia telah mati, bukan manusia yang sesungguhnya.
Pelaksanaan thawaf bermula dari Hajar Aswad. Di sana juga terdapat Hijir Ismail. Simbol ini mengingatkan kita kembali tentang Hajar, istri Ibrahim. Hajar adalah sahaya yang berkulit hitam dari Ethiopia yang diperistri Ibrahim. Karena kecintaannya kepada Allah, Hajar menjadi nama yang melekat dan sangat berpengaruh dalam rangkaian ibadah haji. Meskipun ia hanya hamba sahaya, bisa jadi dinilai orang hina, lagi berkulit hitam, tetapi dengan iman dan cinta yang dimilikinya mengangkat dirinya menjadi mulia di sisi Allah.
Simbol ini memberikan pesan moral kepada umat manusia bahwa sehina apa pun seseorang di mata manusia, tetapi dengan keimanan dan kecintaannya kepada Allah SWT akan terangkat derajatnya menjadi mulia di sisi Allah, bahkan di mata manusia sesudahnya. Maka jangan mudah merendahkan, menghina, maupun memperolok saudara sendiri.
Thawaf dilakukan sebanyak tujuh kali putaran. Angka tujuh ini mengingatkan kita kepada tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi. Artinya, manusia adalah wakil Allah di muka bumi yang bertanggung jawab mengelola alam semesta ini, memanfaatkan semua potensi yang ada, tetapi bukan mengeksploitasinya.
Awal thawaf dimulai dengan bismillahi Allahuakbar sambil menyentuh atau menghadapkan telapak tangan kanan kita ke arah Hajar Aswad yang  melambangkan Pencipta. Kemudian thawaf  7  putaran  yang melambangkan putaran tujuh langit yang mengelilingi Arsy Allah. Thawaf menggambarkan kebebasan manusia beraktifitas. Namun aktiftas itu tetaplah harus berada dalam orbit aturan Allah yaitu berlawanan dengan arah jarum jam atau yang kita kenal dengan bergerak kerarah kiri.
Sedangkan apa yang diucapkannya, seperti takbir, dzikir dan do'a, zhahirnya adalah mengingat Allah. Sedangkan mencium Hajar Aswad adalah ibadah. Sebab seseorang mencium sebongkah batu yang tak memiliki hubungan kecuali dengan ibadah kepada Allah, dengan cara mengagungkan-Nya dan mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Sebagaimana yang pernah diriwayatkan, bahwa Amirul Mukminin Umar bin Al-Khaththab berkata tatkala mencium Hajar Aswad, "Aku benar-benar tahu bahwa engkau hanyalah sekedar batu yang tidak bisa memberi madharat dan tidak pula manfaat. Kalau tidak karena aku melihat Nabi menciummu, aku tak kan sudi menciummu." Tentang anggapan sebagian orang-orang yang bodoh, bahwa hal itu dimaksudkan untuk memohon barakah dengannya, maka anggapan itu tidak ada dasarnya sama sekali dan batil.
3.      Antara Safa dan Marwa
Sai merupakan sebuah pencarian. lbadah ini memiliki nilai historis tersendiri, di mana Hajar yang telantar dan terbuang di antara hamparan padang pasir, tanpa pepohonan dan air sebagai sumber kehidupan. Sementara, ia mesti tetap hidup, terlebih lagi ketika melihat buah hatinya, Ismail.
Sai adalah lambang perjuangan fisik, perjuangan mencari hal-hal yang dapat memenuhi kebutuhan dari alam. Jika pada thawaf lebih melambangkan gerak atas kecintaan manusia kepada al-Khaliq, bersifat spritual, sebaliknya pada sai lebih melambangkan gerak atas upayanya memenuhi kebutuhan hidup secara materi.
Pada thawaf yang menjadi inti adalah ''Dia'' dan hanya Allah. Pada sai yang menjadi intinya adalah manusia itu sendiri. Manusia yang menentukan nasibnya di muka bumi ini (QS Ar-Ra'd: 13). Di sini tampak Islam menuntun manusia mencari dan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat secara seimbang (QS Al-Qashashas: 77). Manusia tidak boleh fatalis, pesimis, dan menyerah kepada nasib. Tapi sai mengajarkan manusia untuk berjuang, berijtihad memiliki semangat, vitalitas, dan optimisme.
Sai dilakukan juga tujuh kali yang dimulai dan Safa dan berakhir di Marwa. Bukan di Safa lagi. Ini menunjukkan manusia dalam geraknya mesti tetap maju ke depan. Gerak (dinamis) secara bersama ini akan mengantarkannya kepada khaira ummah. Islam mesti menjadi umat terbaik di muka bumi ini dalam mengusung peradaban, menyejahterakan alam.
Ali Shari'ati menyebutkan: ''Thawaf adalah lambang hidup bukan demi hidup itu sendiri tetapi demi Allah. Sedangkan sai melambangkan berdaya upaya sebisa-bisanya bukan untuk diri sendiri tetapi untuk semua manusia. Jalan yang engkau tempuh adalah jalan yang lurus dan tidak merupakan lingkaran. Engkau tidak bergerak secara berputar-putar tetapi engkau bergerak maju.''
4.      Arafah, Masyri, dan Mina
Setelah melaksanakan thawaf dan sai, jamaah bergerak ke timur menuju Arafah, lalu Masy'ar dan Mina. Arafah melambangkan awal penciptaan manusia. Di padang inilah Allah mempertemukan Adam dan Hawa setelah masa pembuangan atas dosa yang mereka lakukan. Arafah artinya pengetahuan dan sains. Masy'ar artinya kesadaran dan pengertian, sedangkan Mina artinya cinta dan keyakinan.
Di padang Arafah ini mereka wukuf yang melambangkan pencarian pengetahuan pemahaman, di mana Adam dan Hawa bertemu dan saling mengetahui antara keduanya. Ketika membuka mata dan mendapatkan dirinya dalam keadaan telanjang Adam sudah berada di dalam keadaan mengetahui dirinya sendiri.
Setelah wukuf, jamaah bergerak menuju Masy'ar, negeri kesadaran. Di sini manusia merenungi dirinya sehingga muncul kesadaran tentang dirinya, didasari dengan pengetahuan yang telah dimilikinya. Di siang harinya mereka pun menuju Mina, sebagai negeri cinta. Cinta dan keyakinan akan adanya Allah SWT, mereka melontar jumrah. Pelemparan jumrah melambangkan peperangan terhadap setan, di mana setan telah menggoda Ibrahim untuk menghalangi cintanya kepada Allah yang akan mengorbankan Ismail. Setan musuh manusia yang nyata.
Wukuf di Arafah atau berdiam diri di Padang Arafah bermakna pengenalan. Saat inilah seorang muslim diharapkan  bisa lebih mengenali dirinya dan Allah sebagai Rabbnya dengan berdiam, merenung, introspeksi dan bertaubat.
Melontar Jumrah berkaitan dengan kisah Ibrahim A.S. yang  melempari setan yang menggoda dirinya agar mengabaikan perintah Allah untuk menyembelih anaknya, Ismail A.S. Inilah simbol perlawanan sepanjang umur manusia terhadap setan. Melontar Jamrah adalah simbol kutukan kepada unsur kejahatan yang sering membinasakan manusia. Melontar juga membayangkan keazaman dan tekad untuk tidak lagi melakukan amalan yang mendatangkan bahaya kepada diri sendiri dan masyarakat.
5.      Kurban
lbadah yang juga dilakukan dalam haji ini adalah kurban. Kurban juga lambang kecintaan seorang hamba kepada Allah. lbadah ini kembali mengingatkan kita kepada ujian Allah kepada Ibrahim untuk mengorbankan putranya, Ismail. Namun, dengan pendidikan tauhid yang telah dibina lbrahim dalam keluarganya, tak satu pun anggota keluarga yang sakinah itu memberontak keputusan Ibrahim yang berdasarkan wahyu Tuhan itu.
Ibrahim berdiaolog dengan putranya, dan sang anak pun mengatakan: ''Ya Abati if'al ma tu'mar, satajiduni Insya Allahu minasshabirin'' (Hai Ayahku! Laksanakanlah perintah Allah itu, insya Allah ayah akan menemukan aku dalam kesabaran). Ibrahim pun dengan yakin dan kecintaannya kepada Allah melaksanakan perintah itu. lbadah ini juga memesankan kepada manusia untuk rela mengorbankan segala apa yang telah dititipkan Allah, apakah berupa harta, jabatan, nama, dan sebagainya.
6.      Tahalul
Tahallul berarti’’ menjadi halal/boleh’’ setelah melakukan serangkaian amalan ibadah haji atau umrah. Tahallul merupakan rangkain terahir pelaksanaan haji dan umrah. Orang bisa dikatakan tahallul, jika sudah melaksanakan semua rangkaian ibadah haji, setelah diharamkan (ihram) selama beberapa hari. Setelah tahallul, semua yang dilarang diperbolehkan (bebaskan). Tahallul bisa dengan mencukur gundul, atau memotong sebagaian rambutnya. Minimal, tiga helai rambut,  disunnahkan tiga kali memotong. Karena tiga adalah witir (ganjil), dan Allah SWT menyukai seseuatu yang ganjil. Sedangkan bagi wanita, hanya tiga helai saja. Sebagian ulama berpendapat bahwa Tahalllul itu wajib, selama belum tahallul dengan ditandai mencukur rambut. Maka, seseorang masih dalam kondisi ihram, yang berarti larangan-larangan itu tetap berlaku.
Di dalam ilmu hikmah (Filsafat Haji), tahallul bukan hanya sekedar memotong rambut, sebagaimana Nabi ajarakan kepada para pengikutnya. Lebih dalam lagi, tahallul itu memiliki falsafah mendalam, yaitu mennghilangkan pikiran-pikiran kotor yang ada di dalam otak manusia. Dengan mencukur rambut hingga pelontos, atau mencukur rambut, diharapakan maksiat-maksiat yang bersumber dari kepala (otak) bisa dihilang bersama rambut yang dibuang.
Read more ...

Menggapai OZON Part 3 (End)


Tak terasa sebelum mencapai ketinggian 4000 meter hari sudah menjelang malam lagi. Perjalanan mereka harus berhenti lagi untuk beristirahat dan persiapan perjalanan besok yang ditargetkan bisa mencapai 6000 meter diatas permukaan laut.
Pagi ini perjalanan ditemani oleh kabut himalaya yang sangat tebal sehingga peserta harus menyalakan senternya. Titik pandang mata hanya berjarak kurang dari 10 meter saja dan hawa yang sangat dingin mendekati 0 derajat. Mulai siang kabut mulai menghilang dan cuaca cerah sekali. Pukul 14.00, rombongan hanya baru sampai ketinggian 5000 km. Di ketinggian ini lah tumbuh-tumbuhan seperti cemara, pinus, rerumputan Himalaya terakhir dijumpai. Semakin keatas hanya padang lumut, tanah berpasir dan salju.
Ricky : “Haus banget.”
Kristanti : “Sama.”
Riani : “Untungnya persediaan air masih banyak.”
Aisyah : “Alhamdulillah tapi air ini jangan sampai habis sebelum tiba puncak.”
Kristanti : “Kita harus berhemat air.”
Tiba-tiba rombongan digemparkan oleh Yeti, makhluk asli Himalaya yang tidak akan ditemukan di daerah manapun dan hanya orang beruntung saja bisa berjumpa dengan makhluk yang sangat jarang tersebut.
Terry : “Do you bring camera? Take some photos with this animal.”
Riani : “Of course, Ricky fotokan kami lagi ya.”
Ricky : “Baiklah nyonya narsis.” (mendesah)
Riani : “Ikhlas nggak fotokan kami?”
Ricky : “Ikhlas deh.”
Beberapa foto langka pun berhasil diambil, namun beberapa detik kemudian si Yeti yang misterius itu kembali menghilang.
Hari ketiga perjalanan ini dilalui dengan mulus sampai ketinggian 6500 kilometer. Pukul 22.00 waktu setempat tenda cewek digegerkan dengan Kristanti yang kebelet buang air kecil. Sampai-sampai semua cewek terbangun hanya untuk mengantar Kristanti buang air kecil.
Setelah Kristanti selesai buang air kecilnya, salah satu cewek melihat ada Harimau Asia yang datang menghampiri mereka. Mereka pun lari pontang-panting ketakutan menuju tenda dan membangunkan seluruh rombongan yang sebelumnya tertidur pulas.
Aisyah : “Harimau! Harimau datang kemari tolong.”
Ricky : “Mana harimaunya?”
Asiyah : “Itu.” (menunjuk ke arah harimau)
Dosen : “Semuanya tenang.”
Kristanti : “Mau tenang gimana pak ada harimau dibalik semak sana.”
Dosen : “Harimau nggak bakal kesini soalnya takut sama api unggun kita yang masih menyala.”
Kristanti : “Oh begitu ya.” (menggaruk kepala)
Dosen : “Ricky, Coba kamu lempar salah satu batang yang ada apinya kearah harimau itu.”
Ricky : “Baik pak.” (mengambil salah satu batang dan melempar ke arah semak membuat harimau menjauh)
Dosen : “Ya kan apa saya bilang, hewan buas itu takutnya sama api.”
Riani : “Tapi pak.”
Dosen : “Tapi apa?”
Riani : “Semaknya terbakar.” (menunjuk ke arah semak yang tadinya dilempari oleh batang api unggun yang masih meyala)
Dosen : “Astaga, cepat padamkan api.”
Ricky : “Gimana sih bapak, jadi begini deh.”
Dosen : “Ya maaf, ada sedikit kesalahan teknis.”
Setelah semak padam, semua melanjutkan tidurnya lagi. Hari ke-4 perjalanan menempuh padang lumut himalaya yang sangat luas membentang dari ketinggian 6500 sampai 7500 kilometer dari atas permukaan laut. Semakin keatas pemandangan India semakin kelihatan jelas. Di ketinggian 7000 kilometer, aliran sungai Gangga sudah mulai tampak. Perjalanan hari ini walaupun masih pukul 15.00 waktu setempat harus berakhir di ketinggian 8000 kilometer. Soalnya diatas ketinggian itu sudah membentang padang salju puncak Himalaya.
Dosen : “Anak-anak, perjalanan kita harus berakhir disini dulu.”
Riani : “Memang kenapa pak?”
Dosen : “Hanya daerah sini lah yang bisa dibangun tenda teakhir. Di atas sudah hamparan salju yang sering longsor dan tidak bisa dibangun tenda.”
Riani : “Oh begitu ya pak.”
Dosen : “Perjalanan kita besok harus sampai puncak sebelum pukul 12.00.”
Semua : “Siap pak."
Keesokan harinya adalah perjalanan terakhir rombongan pendaki Himalaya untuk menuju puncak Everest.
Dosen  : “Semua sudah siap? Mulai dari jaket tebal, sepatu, penghangat tubuh, tongkat, tali, dan semua alat yang saya suruh wajib bawa.”
Semua : “Sudah pak.”
Dosen : “Kita berangkat, sebelum kita mencapai puncak alangkah baiknya kita berdo’a dulu. Bedo’a mulai.”
Semua : “Amin.”
Dosen : “Hati-hati dalam perjalanan dikarenakan kawasan ini rawan longsor salju.”
Perjalanan tersulit orang-orang hebat pun dimulai. Mendaki sebuah Everest kalau tidak kuat mental dan tenaga pastinya tidak akan tercapai. Hanya beberapa orang saja di dunia yang berhasil ke puncak ini. Banyak yang berhenti di tengah jalan pula. Banyak juga yang mati kedinginan karena suhu udara mencapai minus 10 derajat celcius.
Riani : “Dingin, suhu berapa sih.”
Asiyah : “-8 derajat celcius untuk waktu ini, tadi pagi sekitar pukul 05.00, suhu udara mencapai -25 derajat celcius.” (melihat termometer)
Riani : “Ekstrim banget.”
Tanpa sadar rombongan yang lebih awal tidak hati-hati mendaki menyebabkan bongkahan salju longsor menimpa rombongan yang ada dibawahnya. Tepat di depan mata Riani bongkahan salju besar itu menggelinding turun.
Semua : “Awas longsor.”
Ricky : “Riani awas.” (melempar tubuh Riani ke arah lajur yang tidak dilalui longsoran salju, akan tetapi sebelum dirinya sendiri malah tertimpa bongkahan salju.”
Riani : “Ricky! Semuanya tolong! Ada yang terluka.” (meneteskan air mata)
Ricky : “Saya tidak apa-apa kok.” (memegang kepalanya yang sakit).
Riani : “Kamu dari awal perhatian banget sama saya. Maaf kalau merepotkan lagi. Kepalamu juga berdarah.”
Kristanti : “Riani, ini plester buat menutup lukanya Ricky.”
Riani : “Terima kasih.” (merekatkan plester)
Ricky : “Aduh.”
Riani : “Kenapa? Sakit ya?”
Ricky : “Sedikit."
Riani : “Maaf ya sangat merepotkan.”
Ricky : “Sudah biasa itu.”
Perjalanan hanya beberapa langkah lagi sudah sampai puncak Everest. Akhirnya pukul 11.57 waktu setempat semua rombongan telah sampai di puncak pegunungan tertinggi di dunia.
Riani : “Akhirnya perjuangan kita tidak sia-sia.”
Aisyah : “Huh, sangat melelahkan tapi setelah puncak capek menjadi hilang."
Ricky : “Pemandangan di bawah sangat indah. Dunia serasa kecil disini.”
Kristanti : “Benar-benar menakjubkan. Keingat mimpi kita waktu SMA dulu.”
R & A  : “Apa?”
Kristanti : “Menyentuh OZON.”
Riani : “Oh iya, menurut buku besar geografi kita, disinilah OZON berada. Lapisan inilah yang melindungi makhluk di bumi dari radiasi sinar UV matahari.”
Aisyah : “Ulurkan tangan kita kedepan dan pegang OZON.” (mengulurkan tangan yang kemudian diikuti Riani dan Kristanti)
Kristanti : “Benar kan, kita bisa membuktikan mimpi kita yang dulu selalu  diremehkan orang lain.”
Riani : “Matahari seperti kelereng yang tepat berada diatas kepala kita.”
Dosen : “Seminggu kemudian hasil penelitian dikumpulkan.”
Semua : “Pak kita nggak meneliti.”
Dosen : “Gimana sih, kan tujuan kita kesini awalnya meneliti, bukan tamasya.”
Semua : “Ye lah, baiklah pak. Simpel aja ya pak. Kita bawa tanahnya aja ke Indonesia. Kita teliti disana.”
Dosen : “Terserah kalian pokoknya saya menerima makalahnya semingggu kemudian. Nggak boleh terlambat.”
Semua : “Iya bapak. Kami sudah tahu.”
Di lain sisi Ricky mengajak bicara Riani.
Ricky : “Riani, boleh tanya sesuatu.”
Riani : “Apa?”
Ricky : “Em, tentang perasaan.”
Riani : “Ungkapin aja.”
Ricky : “Sebenarnya saya suka sama kamu.”
Riani : “Apa?” (terkejut)
Ricky : “Beneran, yang ada di hati saya waktu kita bicara kemarin malam adalah kamu. Makanya kali ini saya akan mengungkapkan mumpung kita masih ada di puncak."
Riani : “Beneran, serius kah.” (meneteskan air mata)
Ricky : “Serius ini.”
Riani : “Baiklah, saya terima permintaan ini karena sebelumnya saya juga ada rasa yang sama kepada kamu.”
K & A : “Cieh benarkan apa yang kita bicarakan selama ini. Akhirnya mereka berdua jadian beneran."
Akhir cerita ternyata memang mimpi itu tidak akan kemana. Dengan tekad yang bulat dan mantap akhirnya mimpi yang berat akan terealisasikan. Menyentuh OZON ternyata bukanlah hal yang sulit seperti banyak orang awam yang bicarakan
Sebulan setelah hari ini, Riani rasanya ingin merenung di tepi kolam Fakultas Geologi, memandangi senja yang akan berubah jadi malam. Entah mengapa, Satria mengetahui itu dan datang ke Riani membawa kuncup bunga teratai yang diambilnya dari kolam Fakultas Bahasa.
Satria : "Tumben galau."
Riani : "Iya nih, kok rasanya ingin galau ya."
Satria : "Boleh tanya sesuatu nggak?"
Riani : "Apa?"
Satria : "Aku cinta kamu."
Riani : "Maaf ya, kemarin waktu di puncak Everest saya telah jadian sama seseorang yang lebih setia."
Satria : "Oh begitu ya, permisi kalau begitu."
Riani : "Tunggu, bunga terataimu jatuh."
Satria : "Itu untukmu saja, simpan saja kalau mau."
Riani : "Terima kasih."
Riani tidak menyimpan bunga teratai itu, malah dia menaruhnya di kolam sebagai penghias kolam Fakultas Geologi yang sebelumnya hanya dihiasi oleh ganggang saja.
Sekian.
Read more ...